BAMUSKAL WONOLELO PERKUAT FUNGSI CHECK AND BALANCE MELALUI PENINGKATAN KAPASITAS PENGAWASAN KINERJA LURAH

 


BANTUL, WONOLELO
– Badan Musyawaratan Kalurahan (Bamuskal) Wonolelo menggelar pembinaan dan sekaligus peningkatan kapasitas kelembagaan Bamuskal (BPD) pada Kamis, mulai pukul 09.00 s.d 14.00 WIB. Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Utama Kalurahan Wonolelo, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul ini difokuskan pada penguatan tata cara penyusunan Laporan Pengawasan Kinerja Lurah tahun anggaran 2026.

Acara dibuka dan difasilitasi langsung oleh Carik Wonolelo, Ernawati, S.Pd. Hadir sebagai tim narasumber kolaboratif, Kepala Bidang Pemerintahan Kalurahan (Kabid Pemkal) DPMK Kabupaten Bantul, Widjiyana, bersama Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TA PM) P3MD Kabupaten Bantul, Dwi Endrianto, S.T. Seluruh anggota Bamuskal Wonolelo hadir secara lengkap guna mendalami instrumen pengawasan terbaru.

Kabid Pemkal Bantul, Widjiyana, mengingatkan pentingnya kesesuaian draf laporan pengawasan dengan regulasi daerah yang berlaku, seperti Perda Bantul No. 8 Tahun 2020 dan Perbup Bantul No. 100 Tahun 2022. Pengawasan berkala wajib menyentuh aspek makro penyelenggaraan pemerintahan kalurahan. Penilaian tersebut harus dikelola secara profesional agar hasil evaluasi objektif dan transparan.

Sementara itu, TA PM Kabupaten Bantul, Dwi Endrianto, S.T., memaparkan secara rinci mengenai alur pelaksanaan pengawasan yang meliputi tiga tahapan utama: Persiapan, Pelaksanaan, dan Pelaporan. Beliau menekankan agar Bamuskal cermat menggunakan tiga instrumen inti, yakni Instrumen Monitoring untuk menguji kecukupan proses, Instrumen Evaluasi Kinerja Lurah, dan Matrik Hasil Pengawasan.

"Pengawasan Bamuskal harus mencakup tahapan Perencanaan seperti penyusunan RPJMKal dan APBKal, tahapan Pelaksanaan kegiatan, hingga Pelaporan realisasi dari Pemerintah Kalurahan. Hasil rumusan akhir berupa rekomendasi dari Bamuskal nantinya akan disampaikan kepada Bupati melalui Panewu," jelas Dwi Endrianto.

Merespons arahan para narasumber, Carik Wonolelo menegaskan komitmennya untuk membuka akses data realisasi dan dokumen pendukung APBKal secara transparan guna mendukung kelancaran sinkronisasi instrumen yang dibawa oleh tim pengawas Bamuskal. Forum koordinasi ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh anggota Bamuskal untuk segera merumuskan draf penilaian berkala demi mewujudkan tata kelola Pemerintahan Kalurahan Wonolelo yang bersih dan akuntabel.


Posting Komentar

0 Komentar