Kamis, 16 Oktober 2025

Rapat Koordinasi TPP Kabupaten Bantul: Evaluasi Kinerja, Fokus Penanganan Stunting, dan Ekonomi Lokal

Pajangan, 15 Oktober 2025 : Tim Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Bantul kembali menggelar Rapat Koordinasi bulanan pada Rabu (15/10) bertempat di Rumah Makan Ingkung Sor Sawo, Kapanewon Pajangan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh TPP se-Kabupaten Bantul dan menjadi ajang strategis untuk menyampaikan informasi terkini, memperkuat sinergi kerja, dan merumuskan langkah ke depan.

Sorotan Rakor: Prestasi Desa, Penanganan Stunting, dan Penguatan Ekonomi Desa

Salah satu agenda utama rakor adalah penyampaian hasil kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas KPM dan Pemberian Penghargaan Desa Berkinerja Baik Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa PDT pada 7–10 Oktober 2025 di Jakarta. DIY patut berbangga karena Desa Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul berhasil meraih peringkat ke-5 nasional sebagai Desa Berkinerja Baik. Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah kalurahan, supra Desa,  KPM, TPP kabupaten Bantul, Dinas PMK  Kabupaten Bantul dan DIY.

“Prestasi ini adalah bukti bahwa pendampingan yang konsisten, dukungan pemerintah desa, dan keterlibatan aktif masyarakat bisa menghasilkan capaian luar biasa,” ujar  TA PIC Bidang Sosial Budaya  Kabupaten Bantul.

Sebagai tindak lanjut, seluruh TPP diminta mulai memetakan kandidat desa potensial sejak dini sebagai persiapan ajang penilaian 2026.

Dalam rakor juga dibahas pentingnya konvergensi percepatan pencegahan dan penurunan stunting sebagai isu prioritas. TPP didorong aktif mendampingi desa dalam menyusun dan melaksanakan program integratif lintas sektor.

Bahas SOP BUMDes dan Praktik Baik dari Wijirejo

Di bidang ekonomi desa dan ketahanan pangan, rakor membahas draf SOP pengadaan barang dan jasa oleh BUMDes untuk mendukung tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Sebagai inspirasi, Direktur BUMDes Wijirejo Nyawiji, Kapanewon Pandak, membagikan pengalaman praktik baik dalam unit usaha peternakan kambing penggemukan yang dikembangkan sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

“Kami memanfaatkan potensi lokal dan mengembangkan usaha peternakan ini secara bertahap. Dengan harapan menjadi unit usaha andalan dan mampu memberi manfaat langsung bagi warga,” ungkap Direktur BUMDes Wijirejo Nyawiji.

Kunjungan Langsung ke Lokasi Peternakan

Usai rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke lokasi peternakan kambing milik BUMDes Wijirejo. Seluruh peserta rakor mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung proses pengelolaan, pemeliharaan ternak, serta strategi pengembangan usaha yang dilakukan oleh pengurus BUMDes.

Kunjungan ini memberikan gambaran nyata tentang penerapan praktik ekonomi produktif berbasis desa dan diharapkan dapat menginspirasi replikasi usaha serupa di desa lain.

“Melihat langsung di lapangan membuka wawasan kami bahwa banyak potensi desa yang bisa dikembangkan asal ada kemauan, kerja sama, dan pendampingan yang tepat,” ujar Koordinator  TPP Bantul.

Informasi Tambahan

Selain itu, Korprop DIY juga menyampaikan beberapa informasi penting lainnya, seperti:

  • Fasilitasi percepatan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk kegiatan KDMP
  • Monitoring dan evaluasi pendataan eHDW oleh KPM
  • Inisiatif pembuatan blogspot oleh TPP sebagai media literasi, dokumentasi, dan publikasi kegiatan pendampingan

Penutupan rakor ditandai dengan diskusi interaktif dan penyusunan rencana tindak lanjut dari masing-masing wilayah kerja. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TPP, desa, dan berbagai pihak terus bergerak menuju penguatan kapasitas desa yang mandiri dan berkelanjutan.

📝 Disusun oleh: Tim Publikasi TPP Kabupaten Bantul
📅 Tanggal: 15 Oktober 2025

Tidak ada komentar:

Posting Komentar