Jawa Barat |, 9–12 Desember : Dalam rangka memperkuat percepatan pencegahan dan penurunan stunting, Kabupaten Bantul turut berpartisipasi aktif dalam Workshop Konvergensi P3S (Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting) yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDT) Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada 9–12 Desember bertempat di Nuanza Hotel & Convention, Jawa Barat.
Workshop secara resmi dibuka oleh Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan Kemendesa PDT RI. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor serta optimalisasi peran pendamping desa dalam mendukung pelaksanaan konvergensi P3S secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan paparan materi dari delapan narasumber yang membahas berbagai kebijakan dan strategi pelaksanaan P3S. Dari keseluruhan materi yang disampaikan, disimpulkan bahwa peran Tenaga Pendamping Profesional (TPP) P3MD masih sangat dibutuhkan dan menjadi elemen kunci dalam mendukung keberhasilan konvergensi P3S di tingkat desa.
Pada hari berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan desk pembahasan, di mana peserta dibagi ke dalam beberapa kelas sesuai fokus materi. Adapun desk pembahasan meliputi pendampingan P3S di desa; kebijakan daerah dalam P3S; kolaborasi di desa antara TPPS, KPM, kader posyandu, dan TPK; pemantauan konvergensi melalui aplikasi eHDW; pelaksanaan rembuk stunting; penggunaan Dana Desa dalam P3S; peningkatan kapasitas pelaku P3S di desa; serta rapat evaluasi P3S di desa.
Hasil pembahasan dari masing-masing desk dirumuskan menjadi rekomendasi strategis yang akan menjadi acuan pelaksanaan konvergensi P3S dan wajib disampaikan serta ditindaklanjuti oleh para peserta di wilayah kerja masing-masing.
Workshop Konvergensi P3S ini diikuti oleh TPP PIC konvergensi stunting dari tingkat pusat hingga kabupaten, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di tingkat provinsi dan kabupaten, antara lain Bappeda, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Kesehatan, serta Bidang Keluarga Berencana (KB).
Kabupaten Bantul dalam kegiatan ini diwakili oleh Yuni Lestari, selaku TPP PIC Kabupaten Bantul, yang aktif mengikuti seluruh rangkaian workshop hingga selesai. Selain itu, Yuni Lestari berhasil menghantarkan Kabupaten Bantul mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam Penilaian Desa Berkinerja Baik Tingkat Nasional pada pertengahan tahun 2025, sebuah capaian yang mencerminkan komitmen dan kinerja optimal Kabupaten Bantul dalam pembangunan desa dan pelaksanaan konvergensi P3S.
Peserta Workshop Konvergensi P3S dari berbagai daerah mengikuti sesi pemaparan materi dan diskusi kelompok di Nuanza Hotel & Convention, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas pendamping desa dalam mendukung percepatan pencegahan dan penurunan stunting.
Kegiatan workshop ditutup secara resmi oleh Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendesa PDT RI, dengan harapan seluruh peserta mampu mengimplementasikan hasil workshop secara optimal guna memperkuat percepatan pencegahan dan penurunan stunting secara terintegrasi di daerah masing-masing.
✍️ Penulis: Tim Pendamping Desa PIC Media
📌 Kategori: Berita | Kegiatan | P3S | Stunting
J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar