PARANGTRITIS, KRETEK - Pemerintah Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, yang berada di wilayah paling selatan Bantul, menunjukkan konsistensi dan keseriusannya dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).Penyaluran dilaksanakan pada tanggal 25 September 2026, bertempat di Balai Kalurahan Parangtritis. Pada penyaluran kali ini, sebanyak 13 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan untuk 3 bulan sekaligus, yaitu untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September.Masing-masing KPM menerima total sebesar Rp900.000, dengan rincian Rp300.000 per bulan. Penyaluran rapel 3 bulan ini dilakukan untuk memastikan bantuan lebih efektif dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh keluarga penerima untuk kebutuhan mendesak.Kegiatan penyaluran dihadiri oleh Lurah Parangtritis, Pamong Kalurahan, Bamuskal, Pendamping Desa, dan seluruh KPM. Proses berlangsung tertib, transparan, dan akuntabel.Lurah Parangtritis menyampaikan bahwa 13 KPM penerima merupakan warga yang telah ditetapkan melalui Musyawarah Kalurahan Khusus (Muskalsus) berdasarkan kriteria kemiskinan ekstrem. KPM tersebut merupakan warga lansia tunggal, penyandang disabilitas, penderita sakit kronis, serta keluarga rentan yang kehilangan mata pencaharian dan belum menerima bantuan sosial reguler seperti PKH dan BPNT."Sebagai wilayah pesisir selatan, tantangan kemiskinan di Parangtritis cukup kompleks. Oleh karena itu, Kalurahan Parangtritis berkomitmen konsisten untuk hadir. Penyaluran BLT DD Rp900.000 sekaligus untuk 3 bulan ini kami harapkan bisa lebih membantu warga memenuhi kebutuhan pokok dan menjaga ketahanan ekonomi keluarga," ujar Lurah Parangtritis.Dengan penyaluran BLT DD yang tepat sasaran ini, Pemerintah Kalurahan Parangtritis berharap dapat berkontribusi nyata dalam percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem 0% di Kabupaten Bantul, serta mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi warga di wilayah selatan.Pemerintah Kalurahan Parangtritis juga terus melakukan pendataan dan penyisiran warga rentan untuk memastikan tidak ada warga miskin ekstrem yang tertinggal dari jaring pengaman sosial desa.
0 Komentar